AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Pemerintah Ajak Partisipan IIMS Ikut Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik 

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Kamis, 31 Maret 2022 16:52 WIB
Airlangga juga berharap para pelaku industri otomotif nasional dapat mendukung berbagai program penurunan emisi karbon pada kendaraan bermotor di tahun 2030.
Pemerintah Ajak Partisipan IIMS Ikut Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik  (foto: MNC Media)
Pemerintah Ajak Partisipan IIMS Ikut Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik  (foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Perekonomian (Menko), Airlangga Hartarto, menyebut bahwa penyelenggaraan Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. 

Karenanya, Airlangga meminta seluruh partisipan pameran, mulai dari produsen kendaraan, distributor hingga para pengunjung yang merupakan pegiat industri otomotif nasional, untuk ikut mengambil peran dalam upaya percepatan tersebut.

“Saya mengharapkan semua pihak dapat bersama-sama menjadikan wadah (pameran IIMS) ini untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia agar segera kembali bangkit pasca pandemi covid-19,” ujar Airlangga, saat membuka IIMS Hybrid 2022, di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Tak hanya mendukung percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik, Airlangga juga berharap para pelaku industri otomotif nasional dapat mendukung berbagai program penurunan emisi karbon pada kendaraan bermotor di tahun 2030.

Sementara itu, sejumlah Beberpa indikator juga sejumlah pertumbuhan ekonomi Arilangga mengakatan untuk Kontribusi sektor otomotif tumbuh dan 45,2 % dan industri non migas otomotif kontribusi mendekati 19,25% dan kuartal 4 tumbuh signifikan.

“Berkat sejumlah pameran, IIMS misalnya  kini sejumlah penjualan otomotif dan adanya sejumlah  insentif Ppnbm yang merupakan projek perbaikan yang terbaik untuk pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD