sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi Usai Turunnya Harga Minyak Dunia

Economics editor Felldy Utama
16/06/2026 17:30 WIB
Harga minyak turun ke level terendah baru dalam tiga bulan pada Selasa (16/6/2026) seiring meningkatnya ekspektasi mengalirnya pasokan melalui Selat Hormuz.
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi Usai Turunnya Harga Minyak Dunia. Foto: iNews Media Group.
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi Usai Turunnya Harga Minyak Dunia. Foto: iNews Media Group.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun USD1,44 atau 1,7 persen menjadi USD81,73 per barel, level terendah sejak 10 Maret, pada pukul 09.06 waktu setempat.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun USSD1,55 atau 1,9 persen menjadi USD79,20 per barel, juga level terendah sejak 10 Maret.

Harga minyak sebelumnya sudah turun hampir 5 persen pada Senin ke level penutupan terendah sejak 4 Maret setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan sebuah nota kesepahaman telah ditandatangani untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran, meskipun rincian lengkapnya belum dirilis.

Selat Hormuz memiliki peran strategis karena menjadi jalur pengiriman sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan gas alam cair (LNG). Gangguan di kawasan itu membuat harga energi melonjak tajam selama konflik berlangsung.

Sebelum perang pecah, harga minyak Brent berada di kisaran USD70 per barel. Namun, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sempat mendorong harga hingga mendekati USD120 per barel.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement