"Investasi perlu tumbuh 8 persen sampai 9 persen dengan target penanaman modal sebesar Rp2.258 triliun," kata Airlangga.
Baca Juga:
Dalam pilar digital, Indonesia mencatatkan lonjakan transaksi yang terukur. Nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) ekonomi digital nasional mendekati USD100 miliar pada 2025 atau tumbuh 14 persen dari tahun sebelumnya.
Akumulasi pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menembus 65,77 juta orang dengan dukungan 44,86 juta merchant.
Untuk memperkuat rantai nilai digital, pemerintah fokus pada pengembangan talenta berkualitas, industri semikonduktor, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta infrastruktur pusat data (data center).