"Kelihatannya setiap itu akan pake gabungan data Dukcapil maupun data di BI, di LPS juga. Nanti akan dicek setiap orang yang umurnya di atas 18 tahun kali, akan dibukakan rekening yang belum punya rekening," kata Purbaya.
Menariknya, sebagai stimulan awal, pemerintah mengkaji pemberian saldo awal bagi masyarakat yang baru dibukakan rekening tersebut.
Bahkan, ada opsi skema di mana setiap penerbitan KTP elektronik baru akan langsung terintegrasi dengan pembukaan rekening bank.
"Bansos pertama dikasih mungkin Rp50.000-Rp80.000 untuk pertama. Ada kemungkinan juga nanti yang setiap orang yang bikin KTP langsung otomatis dibuatkan itu rekeningnya," kata Purbaya.
Menanggapi kekhawatiran beban beban biaya administrasi (cost) pada Bank Himbara jika rekening yang dibuat tidak aktif digunakan untuk menabung, Purbaya menegaskan pihak perbankan telah menyatakan kesiapannya.