Pada tahap awal, Bioethanol Development Center di Lampung dikembangkan dengan kapasitas 60 kiloliter. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai menghasilkan bioetanol paling lambat pada Desember 2026 untuk mengukur keekonomian produksinya.
(NIA DEVIYANA)
Pada tahap awal, Bioethanol Development Center di Lampung dikembangkan dengan kapasitas 60 kiloliter. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai menghasilkan bioetanol paling lambat pada Desember 2026 untuk mengukur keekonomian produksinya.
(NIA DEVIYANA)