Meski demikian, pertumbuhan ekonomi dan PDB yang terus naik belum tercermin secara sepadan pada rasio pajak (tax ratio).
“Pertumbuhan ekonomi kita selalu naik, tapi tidak sinkron dengan pertumbuhan tax ratio kita. Pertumbuhan penerimaan pajak naik, tapi tidak menaikkan tax ratio kita. PDB naik. Ini kita cari deltanya, ke mana hilangnya?” ujarnya.
Politisi Partai Golkar tersebut meminta Kementerian Keuangan berani merumuskan solusi mendasar dan menegaskan kesiapan DPR untuk memberikan dukungan regulasi jika memang diperlukan.
“Jangan berharap hasil yang berbeda kalau caranya sama. Kalau butuh undang-undang, kita kasih, Pak,” pungkas Misbakhun.
Menanggapi sorotan DPR, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengakui masih ada ruang untuk perbaikan dalam pengoptimalan penerimaan negara.