"Akhirnya ngaku, tidak ada tuh investor (asing) yang datang, ya waktu rapat sih datang saja, dikasih makan, dikasih minum,," jelasnya.
Masalah lain yang menurutnya krusial dan menjadi penyebab investasi masih susah masuk ke Indonesia secara umum adalah soal korupsi. Hal ini yang membuat kepercayaan investor terkikis ketika hendak menaruh modal di Indonesia.
"Yang penting sekarang investor datang, supaya investor datang, jangan malakin mereka, atur yang baik, jangan minta saham, kerja kaga minta iya, izin apa dipersulit, datangkan bahan baku dipersulit, kan gitu sekarang," katanya.
Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengakui bahwa sejauh ini memang belum ada investasi asing yang masuk ke IKN. Sehingga APBN masih menjadi tumpuan untuk pembangunan.
"Investasi yang masuk ke IKN sekarang pada tahap pertama, itu adalah investasi Penanaman Modal Dalam Negeri, belum ada Penanaman Modal Asing," kata Bahlil di Gedung DPR RI (11/6).
(SLF)