AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Pengelola TV Digital Harapkan Peran Pemerintah Biayai STB untuk Masyarakat

ECONOMICS
Heri Purnomo
Kamis, 23 Juni 2022 17:48 WIB
Dalam pembagian STB gratis ditemukan adanya ketimpangan di masyarakat, baik mereka yang mendapatkannya secara cuma-cuma dan yang harus membayar.
Pengelola TV Digital Harapkan Peran Pemerintah Biayai STB untuk Masyarakat. (Foto: MNC Media)
Pengelola TV Digital Harapkan Peran Pemerintah Biayai STB untuk Masyarakat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk migrasikan siaran televisi dari analog ke digital (Analog Switch Off/ASO), MNC Group membagikan Set Top Box Gratis kepada masyarakat.

Namun, dalam pembagian ini ternyata ditemukan adanya ketimpangan di masyarakat, baik mereka yang mendapatkannya secara cuma-cuma dan yang harus membayar. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution.

Syafril mengatakan terdapat kasus di mana penerima STB itu tidak ingin menerima perangkat yang diberikan. Sebab hanya dia sendiri yang mendapatkan, sedangkan sejumlah tetangganya tidak.

"Ini menimbulkan kecemburuan sehingga beberapa yang kami datangi tidak menerima STB itu, ada solidaritas dengan tetangga," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Panja Digitalisasi Penyiaran dengan Multipex Komisi 1 DPR RI, pada Kamis, (23/6/2022). 

Selain itu, banyak data yang tidak sesuai dengan data di lapangan, lokasi yang sulit dijangkau serta harga STB yang terbilang cukup tinggi bagi sebagian kalangan di tengah  kondisi pandemi seperti ini. 

"Harga STB saat ini berkisar Rp200.000 sampai Rp250.000 per item, dalam kondisi seperti ini (pandemi) apakah mereka mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuk hal-hal yang mungkin  tidak penting bagi mereka," katanya. 

Dari kasus tersebut, dirinya mengusulkan peran pemerintah dalam membiayai STB kepada masyarakat. "Mungkin ini perlu dipertimbangkan terkait STB ini, dan kami mengharapkan peran pemerintah untuk membiayai STB ini," katanya.

Di tempat yang sama, CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib juga berharap bantuan pemerintah terkait STB. Pasalnya, perusahaan juga mengeluhkan tingginya pengadaan unit STB dan biaya distribusi, serta instalasi STB yang juga turut mereka tanggung.

"Kami mengusulkan agar pengadaan, distribusi, dan instalasi set top box yang belum terealisasi mendapatkan insentif dari pemerintah," kata Mirdal.

"Kalau bisa dihitung dari 704 ribu itu satu STB, (harga per unit) bisa Rp250 ribu sampai Rp300 ribu itu sudah hampir seperempat pendapatan Metro TV selama 1 tahun," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD