sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pengembangan Bioethanol untuk Campuran BBM Bisa Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

Economics editor Yanto Kusdiantono
09/10/2026 17:00 WIB
Pengembangan bioethanol ke depan akan memiliki dampak positif mulai dari peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja hingga penghematan devisa. 
Pengembangan Bioethanol untuk Campuran BBM Bisa Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja. (Foto Istimewa)
Pengembangan Bioethanol untuk Campuran BBM Bisa Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja. (Foto Istimewa)

IDXChannel – Program transisi energi melalui penggunaan bioethanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) ke depan dinilai memiliki prospek menjanjikan. Selain bisa membuka jalan bagi transisi energi ke era lebih bersih, bioethanol juga akan menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan. 

Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani mengungkapkan, pengembangan bioethanol ke depan akan memiliki dampak positif mulai dari peningkatan nilai tambah, penciptaan lapangan kerja hingga penghematan devisa. 

Berdasarkan kajian Agrinas Palma, dengan mengembangkan lahan 1 juta hektare untuk penanaman bahan baku feedstock, akan menghasilkan produksi bioethanol 5 juta kilo liter (KL) per tahun dan menciptakan lapangan kerja hingga 1,1 juta orang. Selain itu, dampak yang lebih makro akan terasa dari adanya penghematan devisa sebesar Rp93,6 triliun dari pengurangan impor BBM.

“Bioethanol ini juga akan mendatangkan innvestasi hingga Rp142 triliun di sektor on-farm dan off-farm. Selain itu akan ada penyerapan tenaga kerja lokal serta menumbuhkan ekonomi yang lebih inklusif karena melibatkan perkebunan masyarakat,” kata Ghani saat diskusi di Jakarta, ditulis Jumat (9/10/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement