AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Pengusaha: Bom Bunuh Diri Hambat Investasi di Indonesia

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Senin, 29 Maret 2021 08:03 WIB
Pelaku usaha mengutuk keras bom bunuh diri yang dilakukan kelompok tertentu di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pengusaha: Bom Bunuh Diri Hambat Investasi di Indonesia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pelaku usaha mengutuk keras bom bunuh diri yang dilakukan kelompok tertentu di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa ekstrimis tersebut dinilai mempengaruhi iklim investasi di Indonesia, khususnya di Makassar dan sekitarnya. 

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, kejadian itu akan mempengaruhi iklim usaha dan investasi. Bahkan, mempengaruhi program pemerintah untuk menggaet sejumlah investor untuk masuk ke Indonesia. 

"Dunia usaha sangat mengutuk keras kelompok yang melakukan bom di gereja Katedral, Makassar. Kejadian ini sangat kita sayangkan," ujar Sarman, Senin (29/3/2021).

Sikap terorisme itu sangat mengganggu upaya pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Sebab, tak hanya mengganggu sektor bisnis, namun juga mempengaruhi ketertiban dan ketentraman masyarakat. 

Sarman menyebut, semakin cepat aparat keamanan menuntaskan masalah tersebut, maka akan mempengaruhi psikologis investor untuk tidak ragu masuk dan berinvestasi di Indonesia. Karenanya, dia mengajak seluruh pelaku bisnis dalam negeri untuk memberikan dukungan kepada pihak Polri dan TNI.

Terlebih, meningkatkan keamanan di sektor usaha seperti di pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, restoran, dan pusat-pusat perdagangan lain yang mendatangkan pengunjung. Dimana, setiap manajemen disarankan meningkatkan pengawasan berupa deteksi dini sehingga dapat menghalau kejadian yang sama.

"Kita akan mendukung pihak Polri untuk segera mengusut dan menangkap kelompok pelaku bom ini sampai ke akar-akarnya sehingga dapat menenangkan masyarakat. Dan yang paling penting, mampu meyakinkan investor untuk tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Kami juga mengajak kepada seluruh pelaku usaha agar tetap menjalankan berbagai aktivitas usahanya sambil meningkatkan kewaspadaan di lokasi masing-masing," kata dia. 

Bom bunuh diri terjadi pada Minggu pagi (28/3/2021) di depan Gereja Katedral, Makassar. Akibat kejadian itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meminta partisipasi masyarakat untuk menghindari spekulasi dan hoaks. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD