Dengan capaian tersebut, penjualan motor domestik hingga Juli 2026 mencapai sekitar 3,8 juta unit atau tumbuh 2 persen YoY. Realisasi ini setara dengan 56-59 persen dari target penjualan motor 2026 yang ditetapkan AISI.
Menurut Stockbit, solidnya wholesales mobil pada Juli menunjukkan kondisi permintaan yang kuat dan bukan sekadar akibat perbedaan waktu distribusi kendaraan menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Hal tersebut tercermin dari penjualan ritel yang juga tumbuh 23 persen YoY menjadi 77.400 unit pada Juli 2026.
Efek low base pada penjualan mobil diperkirakan masih berlanjut hingga September 2026. Dengan momentum penjualan yang terus menguat, Stockbit menilai realisasi penjualan mobil nasional sepanjang 2026 berpotensi melampaui target Gaikindo sebesar 850.000 unit.
Tren positif industri otomotif tersebut juga berpotensi menjadi sentimen positif bagi sejumlah emiten terkait. Pada segmen mobil, saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) berpotensi mendapatkan katalis dari peningkatan penjualan.