sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penuhi Kebutuhan Bahan Baku Industri Susu, Menperin Usul Impor Sapi Perah Ditingkatkan

Economics editor Nia Deviyana
22/10/2026 17:40 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyoroti ketergantungan terhadap impor susu untuk pengembangan industri.
Penuhi Kebutuhan Bahan Baku Industri Susu, Menperin Usul Impor Sapi Perah Ditingkatkan. Foto: iNews Media Group.
Penuhi Kebutuhan Bahan Baku Industri Susu, Menperin Usul Impor Sapi Perah Ditingkatkan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyoroti ketergantungan terhadap impor susu untuk pengembangan industri. Sarmuji menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian untuk memperkuat sektor peternakan sapi perah nasional.

Menurutnya, pengembangan industri susu tidak cukup hanya dilakukan pada sektor pengolahan, tetapi harus diikuti peningkatan populasi sapi perah, produktivitas peternak, serta kualitas susu segar dalam negeri.

“Kita berharap susu bisa diproduksi semaksimal mungkin di dalam negeri. Kalau bisa, yang diimpor itu sapinya, kemudian dipelihara oleh peternak Indonesia. Peternaknya dilatih dan diedukasi agar menghasilkan susu yang banyak dan berkualitas. Itu akan lebih baik,” ujar Sarmuji saat melakukan kunjungan kerja ke PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Cimory) di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).

Berdasarkan data Kemenperin, kebutuhan bahan baku industri pengolahan susu nasional pada tahun 2025 mencapai sekitar 4,95 juta ton setara susu segar, dengan sekitar 80 persen kebutuhan masih dipenuhi melalui impor.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Kemenperin terus memperkuat kemitraan antara industri pengolahan susu dengan koperasi dan peternak lokal, termasuk melalui dukungan teknologi pendinginan, digitalisasi tempat penampungan susu, serta program restrukturisasi mesin dan peralatan industri.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement