sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Daya Beli, Kemensos Siap Kucurkan Bansos Rp17,5 Triliun Jelang Ramadan

Economics editor Binti Mufarida
11/02/2026 10:58 WIB
Kemensos menyiapkan dana Rp17,5 triliun untuk bansos jelang Ramadan dan Idul Fitri. Mensos berharap langkah tersebut dapat memacu daya beli masyarakat.
Perkuat Daya Beli, Kemensos Siap Kucurkan Bansos Rp17,5 Triliun Jelang Ramadan. (Foto: Dok. Kemensos)
Perkuat Daya Beli, Kemensos Siap Kucurkan Bansos Rp17,5 Triliun Jelang Ramadan. (Foto: Dok. Kemensos)

IDXChannel - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan Kementerian Sosial (Kemensos) akan memfokuskan pemberian bantuan stimulus berupa bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat pada desil 1 hingga 4 DTSEN. Bantuan tersebut bertujuan memperkuat daya beli masyarakat pada Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HBKN (Hari Besar Keagaaman Nasional) Idul Fitri 2026, Diskon Tarif Lebaran, WFA (Working from Anywhere) dan Bantuan Pangan yang diselenggarakan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026) kemarin 

“Sesuai hasil rapat dengan Pak Menko, fokus kita nanti adalah bantuan pada desil 1 dan 2. Jika alokasi anggarannya masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 dan 4,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Rabu (11/2/2026).

Gus Ipul menjelaskan bahwa ada dua jenis bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah. Pertama, bansos reguler berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Alokasi anggaran bagi kedua bantuan tersebut senilai Rp17,5 Triliun dan diperuntukkan bagi 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Kedua, bantuan sosial adaptif yang terdiri dari bantuan adaptif kebencanaan dan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement