sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Pertahanan AS, Trump Umumkan Investasi Rp53,7 Triliun Proyek Mineral Kritis

Economics editor Nia Deviyana
08/08/2026 19:00 WIB
AS membutuhkan mineral kritis untuk mengisi kembali persediaan senjata yang terkuras selama konflik Iran serta mengurangi ketergantungan terhadap China.
Perkuat Pertahanan AS, Trump Umumkan Investasi Rp53,7 Triliun Proyek Mineral Kritis. Foto: AP.
Perkuat Pertahanan AS, Trump Umumkan Investasi Rp53,7 Triliun Proyek Mineral Kritis. Foto: AP.

Sejumlah eksekutif datang dengan membawa hadiah untuk Trump. Tom Albanese, chairman perusahaan pertambangan laut dalam American Ocean Minerals, memberikan Trump replika emas, sebuah nodul yang diharapkan dapat ditambang perusahaan tersebut dari dasar Samudra Pasifik. 

Tahun lalu, Trump mengatakan dia dapat melewati International Seabed Authority yang didukung PBB dan menerbitkan izin pertambangan dasar laut internasional.

Jim Litinsky, CEO perusahaan logam tanah jarang MP Materials yang mendapat dukungan finansial dari Pentagon, memberikan Trump magnet yang diproduksi untuk General Motors di pabrik perusahaan tersebut di Texas.

Pasukan AS telah menggunakan rudal berpemandu presisi dan rudal pencegat pertahanan udara dalam jumlah besar selama perang dengan Iran yang telah berlangsung selama lima bulan. Pejabat pertahanan dan anggota parlemen memperingatkan pengisian kembali sebagian persediaan tersebut dapat memakan waktu bertahun-tahun karena keterbatasan produksi yang ada. Namun, Pemerintahan Trump membantah laporan mengenai kekurangan persediaan yang signifikan.

Pasokan mineral seperti logam tanah jarang, tungsten, germanium, dan skandium sangat penting untuk memproduksi rudal berpemandu presisi, pesawat tempur, kendaraan lapis baja, sensor inframerah, serta sistem persenjataan canggih lainnya, menurut pejabat Pentagon dan perusahaan pertahanan.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement