Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mengatakan proyek Tower Alunia menjadi contoh bahwa penyediaan rumah terjangkau di perkotaan hanya dapat dilakukan apabila pemerintah menyediakan lahan dengan harga murah.
Menurut Fahri, harga tanah yang rendah membuat harga jual rumah dapat ditekan sehingga lebih banyak masyarakat mampu memiliki hunian di pusat kota.
"Kalau kita mau menjalankan amanat Bapak Presiden, maka perumahan rakyat itu harus dibangun di atas tanah yang harganya murah atau bahkan bisa dinolkan," ujar Fahri.
Dia menambahkan konsep tersebut akan menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat pembangunan rumah rakyat melalui program 3 juta rumah, sekaligus memperluas penyediaan hunian vertikal di kawasan strategis dan terintegrasi dengan transportasi massal.
(NIA DEVIYANA)