AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

PPKM Level 4 Hanya Lima Hari, Efektif? Ali Mochtar: Harus Bisa!

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 22 Juli 2021 11:51 WIB
Pemerintah telah resmi menetapkan PPKM Level 4 sebagai pengganti nama PPKM Darurat yang akan berlaku mulai 21-25 Juli 2021 mendatang.
Ilustrasi PPKM Darurat

IDXChannel - Pemerintah telah resmi menetapkan PPKM Level 4 sebagai pengganti nama PPKM Darurat yang akan berlaku mulai 21-25 Juli 2021 mendatang. Adapun pergantian nama tersebut menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin intinya adalah langkah dan upaya pemerintah untuk membatasi pergerakan masyarakat.

Ali mengatakan upaya yang diramu pemerintah merupakan satu-satunya cara dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19. Maka dari itu, ia menghimbau masyarakat untuk jangan lalai menggunakan masker.

“Oleh karena itulah pada konferensi pers Presiden sudah menetapkan aturan tersebut sampai pada tanggal 25 Juli 2021. Kemudian, pemerintah akan meninjau kembali dengan melihat data dilapangan,” ujarnya secara virtual di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Ia menegaskan dalam penerapan PPKM Level 4 harus ada standar yang dilakukan. Tak lain pemerintah menetapkan standar testing dan tracing Covid-19 minimal dipenuhi oleh Kepala Daerah untuk mempercepat deteksi dini dan pengendalian penularan Covid-19.

“Ini yang kenapa Bapak Presiden menekankan sampai tanggal 25. Jadi artinya jangan dianggap bahwa karena perpanjangan waktu itu pendek dari tanggal 20 ke tanggal 25 apakah bisa? Iya bisa. Harus bisa dilakukan. Sehingga nanti dilihat dari data-data apakah bisa memberikan data yang baik. Makanya Bapak Presiden mengatakan tanggal 26 itu akan dilakukan pelonggaran secara bertahap,” tangkasnya. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD