IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memproyeksikan setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke negara mencapai Rp200 triliun pada 2026.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi dividen BUMN pada 2025 yang mencapai Rp142,3 triliun.
Presiden menjelaskan, kinerja dividen BUMN menunjukkan peningkatan signifikan setelah pemerintah melakukan pembenahan dan restrukturisasi terhadap perusahaan pelat merah.
Dia menyebut keuntungan BUMN pada 2024 telah dikoreksi menjadi Rp186 triliun, dengan dividen yang disetorkan sebesar Rp85,5 triliun.
"Dividen BUMN di tahun 2026 ini diproyeksikan kembali naik sampai dengan 200 triliun, tanpa ada PMN," kata Prabowo pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).