sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Presiden Prabowo Perintahkan Efisiensi APBN Demi Maksimalkan Kesejahteraan Rakyat

Economics editor Binti Mufarida
30/09/2026 20:24 WIB
Menkeu turut melaporkan proyeksi pendapatan dan belanja negara dalam RAPBN 2027. Pendapatan negara ditargetkan mencapai lebih dari Rp3.400 triliun.
Presiden Prabowo Perintahkan Efisiensi APBN Demi Maksimalkan Kesejahteraan Rakyat
Presiden Prabowo Perintahkan Efisiensi APBN Demi Maksimalkan Kesejahteraan Rakyat

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kredibel dengan efisiensi yang dilakukan secara terukur.

Efisiensi tersebut diarahkan agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur. 

“Arahan Bapak Presiden adalah untuk terus menjaga APBN supaya tetap kredibel dan dilakukan terus efisiensi secara terukur agar yang namanya anggaran negara itu bisa betul-betul maksimum digunakan untuk kesejahteraan dan perlindungan sosial, dan juga membangun infrastruktur,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/9/2026)

Dalam pertemuan itu, Suahasil juga melaporkan penyelesaian proses Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati bersama DPR.

“Saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa kemarin kami telah menyelesaikan proses RAPBN 2027, dan telah menyampaikan kepada Bapak Presiden kemarin paripurna berjalan lancar, dukungan dari DPR sangat-sangat konkret dan sangat-sangat jelas,” kata Suahasil.

Menkeu turut melaporkan proyeksi pendapatan dan belanja negara dalam RAPBN 2027. Pendapatan negara ditargetkan mencapai lebih dari Rp3.400 triliun, sementara belanja negara mencapai lebih dari Rp4.100 triliun.

“Saya melaporkan jumlah pendapatan negara yang perlu dikumpulkan dan juga jumlah belanja, jumlah pendapatan negara Rp3.400 triliun lebih, lalu kemudian juga belanja negara Rp4.100 triliun lebih,” katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement