sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PSEL Legok Nangka Dibangun, 2.131 Ton Sampah Diolah per Hari

Economics editor Nia Deviyana
30/07/2026 11:48 WIB
Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan pengelolaan sampah perkotaan secara menyeluruh merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto.
PSEL Legok Nangka Dibangun, 2.131 Ton Sampah Diolah per Hari. Foto: Kementerian ESDM.
PSEL Legok Nangka Dibangun, 2.131 Ton Sampah Diolah per Hari. Foto: Kementerian ESDM.

IDXChannel - Timbunan 2.131 ton sampah yang setiap hari berasal dari enam kabupaten dan kota di Jawa Barat akan memasuki babak baru. Melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok Nangka, sampah tersebut ditargetkan tidak lagi hanya berakhir di tempat pemrosesan akhir, tetapi diolah menjadi listrik berkapasitas 40,79 megawatt sekaligus mengurangi tekanan terhadap lingkungan.

Pembangunan proyek di kawasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, dimulai pada Rabu (29/7/2026) melalui prosesi groundbreaking.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan pengelolaan sampah perkotaan secara menyeluruh merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Sebagaimana telah instruksikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam banyak kesempatan untuk menyelesaikan persoalan sampah perkotaan secara menyeluruh sebelum tahun 2029 melalui skema hulu hilir dan dapat menjadikan sampah sebagai sumber energi (Waste to Energy)," kata Yuliot dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).

Instruksi tersebut mendorong instansi terkait mencari solusi agar persoalan sampah perkotaan tidak berlarut, mengingat timbunan yang tidak tertangani berpotensi menimbulkan masalah lingkungan seperti longsor dan kebakaran.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement