Baginya, menjaga stabilitas konsumsi publik adalah prioritas utama dalam merumuskan langkah fiskal ke depan.
Terkait wacana pajak di atas, Purbaya menjelaskan bahwa dirinya tidak ikut serta dalam perumusan awal gagasan itu. Menurutnya, rencana tersebut muncul sebelum dia memegang jabatan sebagai Menteri Keuangan, sehingga pihaknya kini melakukan berbagai penyesuaian agar kebijakan fiskal pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.
"Jadi itu masih rezim yang lama. Makanya kita ada perubahan sedikit-sedikit supaya lebih teratur," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)