sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Ungkap Proyek Whoosh dan LRT Minim Pengawasan, Berujung Bebani Keuangan Negara

Economics editor Rohman Wibowo
22/04/2026 17:49 WIB
Purbaya soroti lemahnya pengawasan pada proyek Whoosh dan LRT. Sehingga terjadi pembengkakan biaya yang bebani keuangan negara.
Purbaya Ungkap Proyek Whoosh dan LRT Minim Pengawasan, Berujung Bebani Keuangan Negara. (Foto: iNews Media Group)
Purbaya Ungkap Proyek Whoosh dan LRT Minim Pengawasan, Berujung Bebani Keuangan Negara. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lemahnya pengawasan pada proyek infrastruktur strategis seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh dan LRT Jabodebek. Akibatnya, terjadi pembengkakan biaya yang membebani keuangan negara.

"Ada banyak yang kemarin-kemarin kan program infrastruktur tidak di-monitor, ada Whoosh, LRT Jabodetabek. Sebetulnya proyeknya bagus, cuma tidak diawasi, sehingga ketika ada masalah tidak ada yang menangani. Akhirnya terjadi cost overrun berpuluh triliunan rupiah," tutur Purbaya di acara Simposium PT SMI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Purbaya mengatakan masih ingat betul laporan dari pihak China yang mengeluhkan lambatnya perkembangan proyek. Saat itu, pihak China mempertanyakan di mana letak kesulitan pembebasan lahan yang hanya mencapai 4 kilometer setelah dua tahun pembangunan.

Birokrasi antar lembaga dalam eksekusi proyek juga turut disoroti pihak China lantaran tidak ada kepastian siapa yang supervisi pada tahap awal penggarapan proyek Whoosh.

"Kalau kami mengadu ke (Kementerian) BUMN, dipingpong ke (Kementerian) PU, pingpong lagi ke sana," ujar Purbaya yang menerima keluhan itu saat menjabat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement