sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Klaim IMF hingga Lembaga Rating Global Apresiasi Strategi Fiskal RI

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
15/04/2026 21:30 WIB
Menurutnya, berbagai pihak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia.
Purbaya Klaim IMF hingga Lembaga Rating Global Apresiasi Strategi Fiskal RI (Foto: dok Kemenkeu)
Purbaya Klaim IMF hingga Lembaga Rating Global Apresiasi Strategi Fiskal RI (Foto: dok Kemenkeu)

IDXChannel - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim strategi fiskal Indonesia mendapat respons positif dari lembaga keuangan internasional usai rangkaian pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam agenda tersebut, Purbaya bertemu dengan Managing Director International Monetary Fund, Kristalina Georgieva, pejabat tinggi World Bank, serta perwakilan lembaga pemeringkat seperti S&P Global Ratings.

Menurutnya, berbagai pihak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami bertemu dengan 18 investor besar, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Mereka ingin memastikan apakah strategi pertumbuhan dan pengelolaan anggaran Indonesia kredibel dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah memaparkan secara komprehensif kebijakan fiskal beserta dampaknya terhadap perekonomian nasional. Hasilnya, IMF, Bank Dunia, hingga lembaga pemeringkat memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Indonesia mendorong pertumbuhan tanpa membebani fiskal secara berlebihan.

“Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dan menggali lebih dalam terkait fundamental ekonomi dan kebijakan kita. Selama ini mereka mempertanyakan bagaimana Indonesia dapat tumbuh lebih cepat dengan anggaran yang tetap terkendali,” katanya.

Selain itu, minat investor global terhadap Indonesia dinilai semakin meningkat, terutama pada instrumen pasar keuangan seperti fixed income dan ekuitas. Meski saat ini masih didominasi investasi portofolio, pemerintah optimistis aliran dana tersebut akan segera masuk dan memperkuat pasar keuangan domestik.

“Bank Dunia dan lembaga rating menyampaikan kepuasan atas strategi yang kami paparkan. Keraguan terhadap kemampuan Indonesia menjaga disiplin fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan kini semakin berkurang,” tutur Purbaya.

Di sisi lain, Kristalina Georgieva mengingatkan bahwa ketidakpastian global masih akan berlanjut, dipicu oleh faktor geopolitik dan fluktuasi harga energi. Menanggapi hal tersebut, Purbaya memastikan bahwa kondisi fiskal Indonesia tetap solid dan terjaga.

Sementara itu, World Bank dan S&P Global Ratings juga menyampaikan apresiasi terhadap strategi fiskal Indonesia. Bahkan, Bank Dunia menyatakan minat untuk memperdalam kerja sama, khususnya dalam mendukung pembangunan jangka panjang dan pengentasan kemiskinan.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement