AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28653.32
-0.66%
-188.81
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,833
USD/IDR 14,240
Emas
854,249 / gram

Rusia dan China Dukung Inisiatif Jokowi Gelar KTT ASEAN

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Jum'at, 02 April 2021 23:02 WIB
China dan Rusia mendukung inisiatif Presiden Joko Widodo untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara ASEAN.
Rusia dan China Dukung Inisiatif Jokowi Gelar KTT ASEAN (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dalam pertemuan bilateral dengan sejumlah negara di China, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, otoritas China dan Rusia mendukung inisiatif Presiden Joko Widodo untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara ASEAN. Forum internasional ini membahas perihal krisis politik di Myanmar

Inisiatif pelaksanaan KTT  sendiri menjadi alternatif negara-negara ASEAN untuk memberikan dukungan dan bantuan bagi Myanmar. 

"RRT (Republik Rakyat Tiongkok) memberikan dukungan terhadap upaya dan tawaran ASEAN untuk membantu Myanmar termasuk memberikan dukungan terhadap inisiatif Presiden Jokowi untuk diadakannya KTT ASEAN," ujar Retno dalam konferensi pers virtual, Jumat (2/4/2021).

Dukungan Rusia sendiri setelah Retno melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov, perihal masalah politik Myanmar akibat persoalan kudeta militer yang terjadi. 

Pemerintah Indonesia mencatat, negara-negara yang tengah dikonsolidasikan memiliki visi atau tujuan yang sama terhadap situasi Myanmar. Dimana, keinginan besarnya adalah mengakhiri penggunaan kekuatan dan kekerasan dalam dinamika politik lokal negara tersebut. Retno menegaskan, pentingnya segera dilakukan dialog diantara mereka.

"Kami memiliki kekhawatiran yang sama mencermati perkembangan situasi dan tidak ingin melihat rakyat Myanmar semakin menderita. Please check against delivery Kami juga memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya segera diakhiri penggunaan kekuatan dan kekerasan, serta pentingnya segera dilakukan dialog diantara mereka," kata dia. 

Sebelumnya, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) mengeluarkan resolusi mendesak para pemimpin militer Myanmar untuk segera membebaskan Aung San Suu Kyi serta pemimpin pemerintahan sipil lainnya yang ditahan sejak kudeta pada 1 Februari 2021.

Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, resolusi itu merupakan langkah sangat penting untuk menunjukkan bahwa komunitas internasional berbicara dengan keras untuk membalikkan kondisi di Myanmar.

Dan untuk menghormati sepenuhnya keinginan demokrasi rakyat Myanmar serta penghormatan penuh terhadap hak asasi mereka. Penggunaan kekuatan yang tidak proporsional, penggunaan amunisi aktif, semuanya tidak bisa diterima," kata Dujarric, dikutip dari Associated Press. 

Dewan HAM PBB tidak punya otoritas untuk menjatuhkan sanksi namun keputusan mereka bisa menjadi sorotan mengenai pelanggaran HAM di suatu wilayah. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD