sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DBS Prediksi BI Rate Jadi 6 Persen hingga Akhir Tahun 2026, Daya Beli Berisiko Tertekan

Banking editor Rohman Wibowo
21/06/2026 15:19 WIB
Bank DBS Indonesia memprediksi suku bunga acuan atau BI Rate berpotensi merangkak naik hingga mencapai 6,0 persen di penghujung tahun 2026. 
Bank DBS Indonesia memprediksi suku bunga acuan atau BI Rate berpotensi merangkak naik hingga mencapai 6,0 persen di penghujung tahun 2026. (Foto: Ist)
Bank DBS Indonesia memprediksi suku bunga acuan atau BI Rate berpotensi merangkak naik hingga mencapai 6,0 persen di penghujung tahun 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - Bank DBS Indonesia memprediksi suku bunga acuan atau BI Rate berpotensi merangkak naik hingga mencapai 6,0 persen di penghujung tahun 2026. 

Menurut riset internal DBS, Bank Indonesia (BI) akan menaikkan BI Rate secara bertahap menjadi 5,75 persen pada kuartal II 2026 sebelum dinaikkan menjadi 6 persen pada semester I-2026. Proyeksi ini didasarkan pada prioritas bank sentral pada stabilitas ketimbang pertumbuhan.

Head of Investment & Insurance Product Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo mengatakan, BI saat ini fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah guna membendung penguatan dolar AS. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan bank sentral AS yang diperkirakan mengerek suku bunga acuan pada tahun ini.

Meski begitu, Djoko menilai, suku bunga acuan yang terlampau tinggi berisiko menekan daya beli masyarakat, sehingga membuat sektor perbankan ritel tertekan.

“Dampaknya bunga pinjaman otomatis akan terbawa untuk naik, yang dampaknya akan membawa risiko ke bank-bank juga secara umum,” kata dia dalam taklimat media di Jakarta, yang dikutip Minggu (21/6/2026).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement