AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Satgas: Kerumunan di Pusat Belanja Jadi Titik Awal Klaster Covid-19

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Selasa, 04 Mei 2021 15:20 WIB
Beberapa hari ini dilaporkan kerumunan terjadi di sejumlah daerah khususnya di pusat-pusat perbelanjaan.
Satgas: Kerumunan di Pusat Belanja Jadi Titik Awal Klaster Covid-19 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Beberapa hari ini dilaporkan kerumunan terjadi di sejumlah daerah khususnya di pusat-pusat perbelanjaan. Seperti halnya yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta dan juga di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Saya akan melakukan kilas balik peristiwa yang terjadi pada minggu lalu. Pemberitaan media ataupun yang diunggah pribadi oleh masyarakat menunjukkan keramaian dalam jumlah yang sangat tinggi di pusat perbelanjaan pada minggu lalu,” kata 
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, secara virtual dari kanal BNPB, Selasa (4/5/2021).

Wiku mengatakan berbelanja menjelang Hari Raya Idul Fitri bukanlah hal yang unik terjadi. Akan tetapi, kata Wiku, kita harus tetap mengingat bahwa di tengah situasi pandemi ini. “Kita harus melakukan banyak penyesuaian. Mobilitas tidak dilarang tetapi hendaknya dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.  

Pasalnya, tegas Wiku, kerumunan di pusat perbelanjaan akan berpotensi menjadi titik awal klaster Covid-19. “Adanya kerumunan di pusat perbelanjaan seperti minggu lalu sangat berpotensi menjadi titik awal klaster Covid-19,” katanya.

Apalagi, kata Wiku, bahwa kasus Covid-19 di Indonesia saat ini menunjukkan tren penurunan. “Penting untuk kita sadari bahwa dalam beberapa bulan terakhir, angka kasus baru yang konsisten menurun merupakan bukti bahwa kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam menegakkan protokol kesehatan dapat berbuah manis dan hal ini harus dipertahankan,” tutup Wiku. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD