Saleh Husin menambahkan, untuk memperkuat industri sawit di dalam negeri, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) perlu terus didorong untuk bekerja sama dengan negara-negara produsen sawit.
Menurutnya, BPDP perlu menjadi katalisator kerja sama internasional dengan memanfaatkan sumber daya sawit untuk membiayai riset bersama, promosi dan diplomasi sawit, penguatan standar keberlanjutan, pengembangan pasar baru, serta pertukaran teknologi.
“Dengan demikian, dana sawit tidak hanya berfungsi mendukung program domestik, tetapi juga memperkuat posisi tawar Indonesia dalam tata kelola sawit global dan mengamankan sumber devisa nasional dalam jangka panjang,” kata dia.
(Dhera Arizona)