IDXChannel - Sektor manufaktur diyakini bisa menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di sisi hilir, yakni faktor permintaan juga perlu dipacu agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
"Saat ini kondisi ekonomi masyarakat kelas menengah berada pada situasi yang boleh dibilang terhimpit. Daya beli menurun, permintaan juga melemah," ujar ASEAN Economist PT Bank UOB Indonesia, Enrico Tanuwjaya saat diskusi di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Menurut Enrico, pengembangan sektor manufaktur akan membantu mengembalikan daya beli masyarakat kelas menengah yang saat ini mulai tergerus. Hal ini karena sektor tersebut memiliki daya serap tenaga kerja dan berimbas pada tumbuhnya ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
"Manufaktur itu menjadi kunci di kala sektor lain lemah karena mendatangkan investasi. Sektor ini juga bagus untuk menyediakan lapangan kerja yang berkualitas," kata Enrico.
Merespons adanya pelemahan daya ketidakpastian yang diliris IMF, Enrico berpendapat bahwa secara umum, kalangan middle class di Indonesia termasuk resiliens. Hanya saja memang diperlukan beberapa upaya agar kelompok ekonomi ini terus bertumbuh.