sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sempat Longsor, Tol Bocimi Kini Sudah Bisa Dilalui

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
07/05/2026 13:43 WIB
Kementerian PU Memastikan kondisi jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) KM 72+000 B arah Parungkuda menuju Jakarta sudah bisa dilalui usai mengalami longsor.
Sempat Longsor, Tol Bocimi Kini Sudah Bisa Dilalui
Sempat Longsor, Tol Bocimi Kini Sudah Bisa Dilalui

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Memastikan kondisi jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) KM 72+000 B arah Parungkuda menuju Jakarta sudah bisa dilalui usai mengalami longsor.

Berdasarkan laporan operator jalan tol, PT Trans Jabar Tol (TJT), longsor terjadi pada Rabu (6/5/2026) pukul 15.30 WIB akibat hujan berintensitas tinggi. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka dan tidak terdapat kendaraan pengguna jalan yang terdampak material longsor.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta memulihkan kelancaran lalu lintas di ruas tol terdampak.

"Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada pembersihan material longsor, pengerahan alat berat, serta memastikan jalur transportasi dapat segera kembali berfungsi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan," kata Menteri Dody, Kamis (7/5/2026).

Penanganan dilakukan segera setelah kejadian dengan mengerahkan 2 unit excavator, 10 unit dump truck, dan 3 unit water tank, serta dukungan penerangan guna mempercepat pembersihan material longsor dan pengamanan area.

Hingga pukul 21.00 WIB, progres penanganan menunjukkan hasil signifikan. Bahu dalam, lajur 2 (L2), dan lajur 1 (L1) telah bersih dari material longsor, sementara pembersihan pada bahu luar dan area rounding terus dilanjutkan.

Berdasarkan laporan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol, ruas telah dibuka secara operasional pada pukul 01.00 WIB (7 Mei 2026), setelah dilakukan pembersihan menyeluruh dan pemasangan rambu keselamatan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan pembersihan material terus diselesaikan dan dilanjutkan dengan evaluasi teknis pada lereng guna memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum kembali beroperasi penuh.

"Begitu kejadian dilaporkan, penanganan langsung dilakukan di lokasi. Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Alat berat dan personel segera diturunkan sehingga dalam beberapa jam lajur sudah bisa difungsikan kembali," kata Wilan.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement