Hingga pukul 21.00 WIB, progres penanganan menunjukkan hasil signifikan. Bahu dalam, lajur 2 (L2), dan lajur 1 (L1) telah bersih dari material longsor, sementara pembersihan pada bahu luar dan area rounding terus dilanjutkan.
Berdasarkan laporan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol, ruas telah dibuka secara operasional pada pukul 01.00 WIB (7 Mei 2026), setelah dilakukan pembersihan menyeluruh dan pemasangan rambu keselamatan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan pembersihan material terus diselesaikan dan dilanjutkan dengan evaluasi teknis pada lereng guna memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum kembali beroperasi penuh.
"Begitu kejadian dilaporkan, penanganan langsung dilakukan di lokasi. Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Alat berat dan personel segera diturunkan sehingga dalam beberapa jam lajur sudah bisa difungsikan kembali," kata Wilan.
(Nur Ichsan Yuniarto)