AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Sentra IKM Majalengka Produksi Massal Sepeda Listrik yang Dipromosikan Sandiaga Uno

ECONOMICS
Inin Nastain/Kontributor
Kamis, 06 Januari 2022 15:30 WIB
Sepeda listrik karya anak-anak muda dari Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Majalengka akan segera diproduksi massal.
Sepeda listrik karya anak-anak muda dari Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Majalengka akan segera diproduksi massal.  (Foto: MNC Media)
Sepeda listrik karya anak-anak muda dari Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Majalengka akan segera diproduksi massal. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah dipromosikan Menteri Pariwisata dan Ekraf (Menpar Ekraf) Sandiaga Uno, sepeda listrik karya anak-anak muda dari Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Majalengka akan segera diproduksi massal. Rencananya, produksi massal akan mulai dilakukan pada pertengahan 2022 ini.

Owner PT Eran Teknikatama R Agung Nugraha mengatakan, pembuatan Sepeda Listrik sendiri berawal pada 2020 lalu. Saat itu, pihaknya diminta mengelola SIKIM oleh pemerintah setempat.

Pada tahun itu juga, jelas dia, pihaknya mengeluarkan produk sepeda listrik yang disebut Eco Bike, jenis Skuter. Untuk nama sendiri, jelas dia, produk sepeda itu diberi label Eco -Run. 

Terkait sepeda yang sempat dipromosikan Sandiaga Uno lewat unggahan video di akun Instagram, Agung mengatakan, produk tersebut merupakan prototipe. 

"Unitnya masih prototype sekitar 7 unit, ada 2 model. Itu dibikin di Bogor," kata Agung.

Dikatakannya, Juni nanti akan mulai diproduksi secara massal. Berbeda dengan prototipe, produksi massal itu akan dilakukan di gedung SIKIM di Kelurahan Cikasarung, Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

"Kami mulai persiapkan produksi massal semester pertama tahun ini, sekitar Juni lah. Produksi massal dilakukan di sini, di Majalengka, ya di SIKIM itu. Ini kolaborasi 12 perusahaan otomotif," jelas dia.

Lebih jauh dijelaskannya, untuk pengisian tenaga penuh, dibutuhkan waktu sekitar 3-4 jam men-charge. Dengan status bateri penuh, bisa digunakan untuk perjalanan sejauh sekitar 50 kilometer. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD