sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Belum Kantongi Sertifikat Higienis, 717 SPPG di Indonesia Timur Kena Suspend

Economics editor Tangguh Yudha
12/03/2026 15:42 WIB
Dari total 4.219 SPPG yang terdata di wilayah Timur Indonesia, sebanyak 2.138 dapur telah memiliki SLHS.
Belum Kantongi Sertifikat Higienis, 717 SPPG di Indonesia Timur Kena Suspend (Foto: iNews Media Group)
Belum Kantongi Sertifikat Higienis, 717 SPPG di Indonesia Timur Kena Suspend (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penangguhan atau suspend terhadap 717 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah III (Indonesia Timur) lantaran belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

SPPG yang belum mendaftar tersebut tersebar di sejumlah provinsi, di antaranya Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, hingga Maluku dan beberapa wilayah di Papua.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan mengungkapkan,  rekapitulasi pemantauan BGN Wilayah III, dari total 4.219 SPPG yang terdata, sebanyak 2.138 dapur telah memiliki SLHS.

Kemudian 1.364 dapur sedang dalam proses pengurusan, sementara 717 dapur lainnya belum melakukan pendaftaran sama sekali.

“SPPG yang belum mendaftarkan SLHS akan kami suspend sementara sampai kewajiban tersebut dipenuhi. Ini bukan semata penindakan, tetapi langkah untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi yang telah ditetapkan,” ujar Rudi dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement