Dia menjelaskan, Kampung Nelayan juga akan diberdayakan untuk menyerap hasil tangkapan dan memasoknya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Zulhas mengatakan tata kelola program tersebut telah disiapkan, meski implementasinya membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak.
"Kalau masih murah (harga ikan), koperasi nelayan yang beli untuk disuplai ke SPPG dan itu tata kelolanya sudah kita buat sedemikian rupa. Dalam pelaksanaannya memang perlu waktu, tidak bisa sekali jalan tidak mudah, perlu dukungan semua pihak, teman-teman media juga perlu kerja sama," ucapnya.
Zulhas menegaskan, pemerintah tidak hanya menargetkan swasembada ikan pada tahun ini, tetapi juga ingin menjadikan Indonesia sebagai penghasil ikan terbesar di dunia.
"Jadi intinya tahun ini fokus kepada kita tidak hanya swasembada, kita ingin menjadi penghasil ikan terbesar di dunia. Apa bisa? Ya bisa kalau kita sungguh-sungguh," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)