AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Sri Mulyani Kantongi Rp 35 T dari Lelang Surat Utang

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Selasa, 02 Februari 2021 21:00 WIB
Kementerian Keuangan mendapatkan total dana Rp 35 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa  (2/2/2021).
Sri Mulyani Kantongi Rp 35 T dari Lelang Surat Utang (FOTO: MNC News)
Sri Mulyani Kantongi Rp 35 T dari Lelang Surat Utang (FOTO: MNC News)

IDXChannel – Kementerian Keuangan mendapatkan total dana Rp 35 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa  (2/2/2021). Total penawaran yang masuk untuk tujuh seri SUN di sistem lelang Bank Indonesia (BI) ini adalah sebesar Rp 83,7 triliun.

Terdapat tujuh seri yang dilelang yaitu SPN03210505, SPN12220203, FR0086, FR0087, FR0088, FR0083, dan FR0089.

"Dengan mempertimbangkan yield atau imbal hasil SBN yang wajar di pasar sekunder serta rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2021, termasuk untuk pembiayaan program Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp35 triliun," Dilansir dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Selasa (2/2/2021).

Selain itu, Appetite investor pada lelang SUN di pasar perdana awal Februari 2021 meningkat signifikan. Demand investor pada lelang kali ini terlihat sangat solid tercermin dari bids yang masuk sebesar Rp  83,8 triliun. Dibandingkan dengan _incoming bids pada lelang SUN sebelumnya, terdapat kenaikan demand lebih dari 50%. 

Selain itu, bids to cover ratio_ pada lelang kali ini juga meningkat dari 2,26 kali di lelang sebelumnya menjadi 2,39 kali. Adapun fokus investor pada lelang kali ini adalah dua SUN seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun. Incoming bids_ untuk kedua seri tersebut mencapai 62,5% dari total, dimana tenor 10 tahun merupakan seri yang paling diminati dengan permintaan yang masuk mencapai Rp 34,8 triliun.

"Partisipasi investor asing pada lelang hari ini mencapai 17,6% dari _total bids meningkat signifikan dari lelang SUN sebelumnya yaitu sebesar 13,7%. Persentase partisipasi asing di lelang perdana kali ini merupakan yang tertinggi selama tahun 2021," tulisnya

Lalu, Yield tertinggi yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini (cut off rate) secara umum tercatat lebih rendah apabila dibandingkan dengan cut off rate pada lelang sebelumnya. Penurunan terbesar terdapat pada tenor 10 tahun yang mencapai 11 bps. 

Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2021, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2021. Pemerintah optimis kondisi pasar akan tetap kondusif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembiayaan APBN melalui penerbitan SBN. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD