sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
04/09/2026 22:03 WIB
Kehadiran maskapai tersebut akan menambah konektivitas penerbangan domestik dari Bandung ke sejumlah kota di Indonesia.
Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya. Foto: iNews Media Group.
Super Air Jet Bakal Layani Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Maskapai Super Air Jet dijadwalkan mulai melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 18 September 2026. Kehadiran maskapai tersebut akan menambah konektivitas penerbangan domestik dari Bandung ke sejumlah kota di Indonesia.

General Manager (GM) Bandara Husein Sastranegara, Granito W. Hindrawan, mengatakan Super Air Jet direncanakan melayani enam rute dari Bandung. Keenam rute tersebut yakni Kualanamu, Pekanbaru, Ujung Pandang, Pontianak, Denpasar, dan Balikpapan. 

"Yang akan segera bergabung dengan kita nanti di tanggal 18 September insyaallah, itu ada Super Air Jet rencananya akan melayani penerbangan ke Kualanamu, Pekanbaru, Ujung Pandang, Pontianak, Denpasar dan Balikpapan," ujar Gradito saat ditemui di Bandung, Jumat (4/9/2026).

Menurut dia, dengan tambahan rute dari Super Air Jet tersebut, total terdapat sekitar 10 rute penerbangan yang akan melayani keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Husein Sastranegara. Super Air Jet untuk tahap awal akan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Jumat, dan Minggu.

Sementara itu, penerbangan yang saat ini telah dilayani oleh maskapai jet lainnya juga terus berjalan. Garuda Indonesia melayani rute Bandung-Denpasar, sedangkan Citilink melayani Denpasar, Kualanamu, Balikpapan, Surabaya, dan Palembang.

"Super Air Jet nanti yang akan hadir per tanggal 18 itu di Senin, Jumat dan Minggu. Garuda itu Rabu, Jumat, Sabtu, Minggu. Citylink-nya daily," kata Gradito. 

Untuk rute Denpasar, Gradito menyebut tingkat keterisian penumpang atau load factor menjadi salah satu yang tertinggi. Tingkat keterisian pada rute tersebut mencapai 97-98 persen dan bahkan kerap penuh.

"Denpasar itu load factor-nya bisa sampai 97-98 persen. Sering sekali 100 persen," ujar dia.

Selain penerbangan jet, Bandara Husein Sastranegara juga masih melayani penerbangan menggunakan pesawat propeller yang dioperasikan Susi Air dengan rute Halim Perdanakusuma dan Cijulang Pangandaran.

Penambahan penerbangan tersebut menjadi bagian dari optimalisasi Bandara Husein Sastranegara. Sebelumnya, bandara tersebut tetap beroperasi, tetapi penerbangannya terbatas pada pesawat propeller dan rute intra-Jawa.

Dengan optimalisasi tersebut, Bandara Husein kini kembali melayani penerbangan jet ke luar Pulau Jawa. Pengelola juga tengah mempersiapkan bandara untuk kembali melayani penerbangan internasional.

Gradito mengatakan, dari sisi fasilitas dan operasional, pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan untuk mendukung peningkatan trafik penerbangan. Untuk 2026, Bandara Husein Sastranegara memproyeksikan dapat melayani sekitar 430.000 penumpang, baik domestik maupun internasional.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement