AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Target Pertumbuhan Ekonomi Direvisi, IHSG Diprediksi Bullish hingga Akhir Tahun

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti
Kamis, 29 Juli 2021 12:16 WIB
Keputusan pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 menjadi di kisaran 3,7 persen hingga 4,5 persen adalah target yang lebih realistis.
Pertumbuhan IHSG (Ilustrasi)
Pertumbuhan IHSG (Ilustrasi)

IDXChannel - Indonesia Value Investor dan Direktur PT Indovesta Utama Mandiri, Rivan Kurniawan, menilai, keputusan pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 menjadi di kisaran 3,7 persen hingga 4,5 persen adalah target yang lebih realistis.

“Ini memang target yang lebih realistis kalau menurut saya. Mempertimbangkan juga di kuartal III ini kan juga ada PPKM Darurat kemudian PPKM Level 4, jadi ini mungkin yang lebih realistis lah,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Kamis (29/7/2021).

Namun, Rivan menjelaskan, jika dilihat dalam jangka yang lebih panjang, target pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dijadikan patokan agar lebih tinggi di tahun 2022.

“Tapi kalau kita tarik jangka lebih panjangnya, ini bisa jadi patokan untuk yang lebih tinggi lagi di tahun 2022. Jadi ini target yang lebih realistis,” jelas dia.

Lanjut dia, dengan target pertumbuhan ekonomi yang lebih realistis, IHSG pun berpeluang cukup besar untuk bullish. Pasalnya, banyak sektor yang bertumbuh di tahun 2021 ini. Misalnya, seperti saham-saham teknologi dan bank digital.

“Kita sendiri percaya bahwa sampai dengan sisa tahun 2021 ini indeks berpeluang cukup besar untuk bullish. Karena kalau kita bicara sektor-sektor yang bertumbuh di tahun 2021 ini juga cukup banyak. Misalkan kaya sekarang kan lagi digerakan oleh saham-saham teknologi, kemudian bank digital, tapi ada juga sejumlah sektor lainnya yang juga berpeluang,” ucap Rivan. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD