AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Target Pertumbuhan Ekonomi Direvisi, IHSG Diprediksi Bullish hingga Akhir Tahun

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Kamis, 29 Juli 2021 12:16 WIB
Keputusan pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 menjadi di kisaran 3,7 persen hingga 4,5 persen adalah target yang lebih realistis.
Pertumbuhan IHSG (Ilustrasi)

IDXChannel - Indonesia Value Investor dan Direktur PT Indovesta Utama Mandiri, Rivan Kurniawan, menilai, keputusan pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 menjadi di kisaran 3,7 persen hingga 4,5 persen adalah target yang lebih realistis.

“Ini memang target yang lebih realistis kalau menurut saya. Mempertimbangkan juga di kuartal III ini kan juga ada PPKM Darurat kemudian PPKM Level 4, jadi ini mungkin yang lebih realistis lah,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Kamis (29/7/2021).

Namun, Rivan menjelaskan, jika dilihat dalam jangka yang lebih panjang, target pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dijadikan patokan agar lebih tinggi di tahun 2022.

“Tapi kalau kita tarik jangka lebih panjangnya, ini bisa jadi patokan untuk yang lebih tinggi lagi di tahun 2022. Jadi ini target yang lebih realistis,” jelas dia.

Lanjut dia, dengan target pertumbuhan ekonomi yang lebih realistis, IHSG pun berpeluang cukup besar untuk bullish. Pasalnya, banyak sektor yang bertumbuh di tahun 2021 ini. Misalnya, seperti saham-saham teknologi dan bank digital.

“Kita sendiri percaya bahwa sampai dengan sisa tahun 2021 ini indeks berpeluang cukup besar untuk bullish. Karena kalau kita bicara sektor-sektor yang bertumbuh di tahun 2021 ini juga cukup banyak. Misalkan kaya sekarang kan lagi digerakan oleh saham-saham teknologi, kemudian bank digital, tapi ada juga sejumlah sektor lainnya yang juga berpeluang,” ucap Rivan. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD