AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Tempat Tidur Kosong Tinggal 19 Persen, RS Darurat Wisma Atlet Siapkan "Senjata Terakhir"

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Minggu, 13 Juni 2021 19:41 WIB
Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menyiapkan strategi terakhir pasca kenaikan tajam jumlah pasien.
Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menyiapkan strategi terakhir pasca kenaikan tajam jumlah pasien. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menyiapkan strategi terakhir pasca selalu naiknya jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 sepekan terakhir. Adapun,sampai hari ini tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68%.


"Kita juga menyiapkan cara bertindak 1, namanya CP 1 atau alternatif pertama kalau ini sudah tidak terkendali." kata Koordinator Humas RSD COVID-19 Wisma Atlet Letkol TNI Laut M Arifin Minggu (13/06/2021)

Arifin mengatakan, CP 1 yang dimaksud yaitu memakai tempat tidur yang sebelum dalam ruangan tidak terpakai. Adapun nantinya strategi ini akan menambah jumlah tempat tidur pada RSDC Wisma Atlet.

"Jadi 5994 bed yang ada itu sebagian terdapat yang tidak dipakai. Harusnya terdapat tiga tempat tidur, namun hanya dipakai dua selama ini, nah ini sebagai senjata terakhir sebenarnya." ujarnya

Lebih lanjut Arifin mengatakan peluru terakhir tersebut akan menambah ketersedian sampai 30%. Secara rinci jumlah tempat tidur dapat mencapai 2.000 tempat tidur.

"Kalau memang ini tidak terkendali masuknya ya akan kita aktifkan dan itu bisa menambah lumayan sekitar 2.000 bed jadi bisa menambah sekitar 30% ketersedian tempat tidur." lanjutnya

Arifin menegaskan bahwa RSDC Wisma Atlet siap untuk menghadapi apabila lonjakan pasien terus terjadi. Hal tersebut meliputi, Jumlah nakes, obat-obatan, tempat tidur, serta logistik di RSDC Wisma Atlet.

"Udah siap semua jadi jadi nakes, logistik, farmasi dan obat-obatan juga sudah siap. Kemudian dari logistik catering juga siap ya Insya Allah sudah siap, termasuk ketersediaan tempat tidur tadi pada rencana alternatif (CP1)." pungkasnya

Sebelumnya diberitakan Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sedang mengalami kenaikan pasien yang masuk ke rumah sakit. Adapun,sampai hari ini tingkat keterisian jumlah tempat tidur di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68%.

Adapun jumlah jumlah total pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran terhitung sebanyak 4836 pasien. Jumlah tersebut menjadikan okupansi ketersedian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet hanya tersisa 19,32%. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD