AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Tidak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri, Erick Ungkap KemenBUMN Bakal Bangun RS Internasional

ECONOMICS
Firda Dwi Muliawati
Rabu, 15 September 2021 14:46 WIB
Erick Thohir ungkap rencana Kementerian BUMN untuk membangun rumah sakit bertaraf internasional.
Tidak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri, Erick Ungkap KemenBUMN Bakal Bangun RS Internasional (Dok.MPI)

IDXChannel – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pada era Covid-19 seperti ini banyak perusahaan yang terus berinovasi dan membuat terobosan untuk bertahan di tengah merosotnya ekonomi. Sebagai inovasi pada sektor kesehatan, kementerian BUMN akan mendirikan rumah sakit dengan skala Internasional di Indonesia.

“Untuk rumah sakit, setelah dikonsolidasi, kita akan coba bursakan, listingkan. Supaya ini menjadi kekuatan daripada transformasi kesehatan, apalagi kita sudah bersiap membangun rumah sakit internasional di kawasan ekonomi khusus di Sanur, Bali,” ujar Erick dalam wawancaranya pada program Special Dialogue IDX Channel, Rabu (15/9/2021).

Erick menambahkan, rencana rumah sakit internasional ini diberikan kepercayaan oleh Mayo Clinics sebagai advisor. Dimana proyek ini perlahan dibangun sebagai rumah sakit kelas dunia, agar masyarakat Indonesia tidak perlu repot ke luar negeri untuk berobat.

Oleh karena itu, inovasi pada setiap sektornya dibutuhkan untuk membalik keadaan jurang pandemi Covid-19 menjadi peluang bagi perusahaan agar terus maju. Tentunya hal ini bisa digapai bila bersama-sama berusaha. 

Peluang dalam memanfaatkan kerugian menjadi keuntungan bisa tetap didapatkan melalui inovasi dan strategi untuk terus bangkit. Begitupun dengan sejumlah perusahaan BUMN yang tidak luput dari kerugian selama pandemi Covid-19.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD