AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Warga Masih Ragu Buka Masker Meski Sudah Dilonggarkan, Kenapa?

ECONOMICS
Riana Rizkia
Rabu, 18 Mei 2022 09:48 WIB
Masih banyak masyarakat yang memilih untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 
Warga Masih Ragu Buka Masker Meski Sudah Dilonggarkan, Kenapa? (Foto: MNC Media)
Warga Masih Ragu Buka Masker Meski Sudah Dilonggarkan, Kenapa? (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo mengumumkan soal kelonggaran penggunaan masker seiring dengan terkendalinya Covid-19 di Indonesia. Namun masih banyak masyarakat yang memilih untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 

Neni (28) seorang ibu rumah tangga mengatakan, dirinya sudah terbiasa memakai masker, terutama saat ke pasar atau menaiki transportasi umum. 

"Lebih ke terbiasa aja sih, kadang kalau berangkat kerja tapi enggak pake masker, jadi ngerasa ada yang kurang," kata Neni di Pasar Palmerah, Rabu (18/5/2022) pagi. 

Ira (32) juga mengaku ragu untuk membuka masker karena masih merasa was-was dengan keberadaan Covid-19.

"Masih takut ah (buka masker), apalagi kalau di tempat rame kaya pasar begini," ucapnya. 

"Mungkin kalau yang masih muda bakal lebih pede lepas masker ya, karena masih sehat-sehat, kalau buat ibu-ibu, udah punya anak, pasti ada rasa was-was, ngejaga anak juga kan," kata Ira menambahkan. 

Namun, ada juga beberapa warga yang tidak mengenakan masker. Kebanyakan didominasi oleh pedagang. 

"Saya mah engap (pake masker), nafas susah, ya bagus kalau udah enggak ada aturan harus pake masker," kata salah satu pedagang di pasar Palmerah. 

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pemerintah memutuskan melonggarkan pemakaian masker. Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diperbolehkan tidak menggunakan masker. 

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun untuk kegiatan di ruang tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker," kata Jokowi dikutip dalam cuplikan video, Selasa (17/5/2022).

Namun, Jokowi meminta kepada kelompok rentan untuk selalu menggunakan masker. 

"Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Selain itu, bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk pilek maka Jokowi juga memerintahkan untuk wajib menggunakan masker di mana pun berada. 

"Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," tegasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD