AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Waspada! IDI Sebut Gelombang Ketiga Covid-19 Berpotensi Terjadi Awal 2022

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Minggu, 17 Oktober 2021 06:34 WIB
Gelombang ketiga Covid-19 berpotensi terjadi pada bulan Februari atau Maret 2022.
Gelombang ketiga Covid-19 berpotensi terjadi pada bulan Februari atau Maret 2022. (Foto: MNC Media)
Gelombang ketiga Covid-19 berpotensi terjadi pada bulan Februari atau Maret 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban mengatakan gelombang ketiga Covid-19 berpotensi terjadi pada bulan Februari atau Maret 2022.

Meskipun, kata Zubairi, sebagian besar ahli epidemiologi menganalisa gelombang ketiga berpotensi terjadi pada akhir tahun ini atau awal Januari. “Sebagian ahli menyampaikan akhir tahun ini, beberapa hal ahli bilang awal Januari,” dikutip dari media sosial pribadinya, Minggu (17/10/2021).

“Kalau saya sendiri sambil harap-harap cemas, itu mungkin masih bulan Februari atau Maret. Tentu yang harapan dan doa-nya yang paling baik adalah tentu tidak timbul gelombang ketiga,” papar Zubairi.

Meski begitu, Zubairi berharap agar tidak terjadi gelombang ketiga di tahun depan namun akan berubah dari pandemi Covid-19 menjadi endemi.

“Namun sudah waktunya endemi. Semoga tahun depan bukan gelombang ketiga, namun endemi. Artinya hanya ada di satu daerah, di provinsi kemudian nanti hilang, kemudian muncul lagi di tempat lain. Itu harapan dan doa kita agar pandemi yang ketiga, gelombang ketiga ini tidak muncul, namun semoga menjadi endemi,” kata Zubairi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD