sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kesiapan Operasional Turut Jadi Kunci Keberlanjutan Proyek Sampah Jadi Listrik

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
05/02/2026 01:01 WIB
Proyek WtE akan mulai dikerjakan pada 2026 ini dengan target awal menyasar 33 kota di seluruh Indonesia.
Kesiapan Operasional Turut Jadi Kunci Keberlanjutan Proyek Sampah Jadi Listrik. (Foto Tangguh/IMG)
Kesiapan Operasional Turut Jadi Kunci Keberlanjutan Proyek Sampah Jadi Listrik. (Foto Tangguh/IMG)

IDXChannel - Pemerintah tengah mendorong pengembangan proyek Waste-to-Energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi.

Dengan timbunan sampah nasional yang telah melampaui 189.000 ton per hari, WtE dipandang sebagai solusi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi sirkular dan ketahanan energi.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, proyek WtE akan mulai dikerjakan pada tahun 2026 ini dengan target awal menyasar 33 kota di seluruh Indonesia. Kualifikasinya, wilayah tersebut punya produksi sampah 1.000 ton per hari.

"Dahulu negosiasinya, mohon maaf, satu proyek saja itu bisa 3-4 tahun baru putus. Sekarang kita baru buka Desember, kemarin mulai bidding di awal. Target kita, Maret sudah bisa groundbreaking," ujarnya dalam acara 'Semangat Awal Tahun 2026', dikutip Rabu (14/1/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement