AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
635
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7400
ADHI
760
ADMF
8550
ADMG
167
ADRO
3880
AGAR
302
AGII
2350
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
107
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
408
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.52
-1.18%
-6.39
IHSG
7090.99
-1.22%
-87.59
LQ45
1013.74
-1.16%
-11.90
HSI
17964.23
0.17%
+30.96
N225
26452.79
-2.58%
-701.04
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Waspada Kasus Covid Naik Lagi, Pemerintah Hati-Hati Perlonggar PPKM

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Rabu, 25 Agustus 2021 15:29 WIB
Pemerintah tidak ingin terlena dengan mulai terkendalinya kasus covid-19 di Indonesia.
Waspada Kasus Covid Naik Lagi, Pemerintah Hati-Hati Perlonggar PPKM (FOTO: MNC Media)
Waspada Kasus Covid Naik Lagi, Pemerintah Hati-Hati Perlonggar PPKM (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah tidak ingin terlena dengan mulai terkendalinya kasus covid-19 di Indonesia. Untuk itu, walau angka covid terus turun, namun pemerintah akan lebih hati-hati memperlonggar kebijakan PPKM.

Menteri Bidang Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aktivitas pemulihan ekonomi berjalan cepat seiring penyesuaian kelonggaran PPKM.


“Pemulihan ekonomi sangat bergantung kepada pada pengendalian kasus Pandemi covid-19  khususnya di masa PPKM darurat ini berjalan cepat seiring dengan berbagai kelonggaran yang setiap Minggunya kami evaluasi,” kata Luhut melalui webinar virtual, Rabu (25/8/2021). 


Menurut menteri Luhut  langkah intervensi kebijakan yang lebih agresif untuk mitigasi peningkatan mobilitas seperti pekan tingkatan tracing 3T dan juga 3M serta Akselerasi vaksinasi  Covid-19. 


“Meski perkembangan kasus covid-19 di Indonesia di Jawa dan Bali menunjukkan perbaikan signifikan tetapi pihak pemerintah terus melakukan antisipasi dan pemerintah terus  berhati hati untuk bisa melakukan pembukaan secara bertahap bertingkat dan juga berlanjut,” pparnya. 


Modal sosial masyarakat dan kualitas tata laksana pemerintahan berperan besar dalam keberhasilan pengendalian Pandemi.


“Adapun berbagai tantangan yang lebih besar ke depan kita harus melakukan perbaikan pada media sosial dan kualitas tata laksana pemerintahan menuju Indonesia yang lebih baik lagi,” tambahnya. 


Dalam kesempatannya Luhut mengaku pihak Lemhanas berperan dalam menyiapkan kader bangsa yang profesional berkarakter dan memiliki Wawasan kebangsaan terkait pelaksanaan tata laksana pemerintah ke depan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD