sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Waspada Kemarau Panjang, Bapanas Perkuat Ketahanan Pangan

Economics editor Tangguh Yudha
26/03/2026 12:15 WIB
BRIN memprediksi adanya Godzilla El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang akan berlangsung secara bersamaan mulai April 2026.
Waspada Kemarau Panjang, Bapanas Perkuat Ketahanan Pangan (Foto: iNews Media Group)
Waspada Kemarau Panjang, Bapanas Perkuat Ketahanan Pangan (Foto: iNews Media Group)

Per 25 Maret 2026 stok pangan pokok strategis nasional yang dikelola Perum Bulog dan ID FOOD dalam kondisi memadai. Komoditas beras masih menjadi cadangan terbesar, disusul jagung, minyak goreng, gula konsumsi, daging sapi atau kerbau, daging ayam, dan telur ayam.

Stok beras CPP di Bulog saat ini mencapai 4,08 juta ton, meningkat 77,8 persen dibandingkan akhir Maret tahun lalu yang sebesar 2,29 juta ton. Sebagian besar stok tersebut berasal dari produksi dalam negeri, seiring realisasi penyerapan setara beras sejak awal 2026 yang telah mencapai 1,24 juta ton.

Sementara itu, stok jagung tercatat sekitar 144 ribu ton, dengan penyerapan jagung produksi domestik mencapai 101,96 ribu ton sepanjang tahun ini. Ketut juga menegaskan Pemerintah tidak lagi melakukan impor jagung pakan sejak 2025.

Untuk komoditas lain, stok minyak goreng pemerintah mencapai 95 ribu kiloliter, gula konsumsi 50 ribu ton, daging sapi atau kerbau 11 ribu ton, daging ayam 39 ton, serta telur ayam 62 ton.

Sebelumnya, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan penguatan stok pangan merupakan bagian dari strategi besar mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi sendiri tanpa bergantung pada negara lain.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement