AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Waspada! Tingkat Keterisian Tempat Tidur Wisma Atlet Tembus 80 Persen

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Minggu, 13 Juni 2021 19:38 WIB
Sampai hari ini, tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68%.
Sampai hari ini, tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68%. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sedang mengalami kenaikan pasien yang masuk ke rumah sakit. Sampai hari, ini tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet tercatat di angka 80,68%.

"Jadi okupansi keterisian kita sudah di angka 80, 68% ini harus menjadi kewaspadaan kita bersama bahwa peningkatan ini harus bisa dikendalikan," kata Koordinator Humas RSD COVID-19 Wisma Atlet Letkol TNI Laut M Arifin Minggu (13/06/2021)

Arifin memamparkan pada hari ini Minggu (13/06/2021) jumlah total pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran adalah sebanyak 4836 pasien. Hal ini menjadikan ketersedian bed di angka 19,32%.

"Hari ini kita sudah mencatat sejumlah pasien yang kita rawat jumlahnya itu 4836 jadi tinggal 19,32%." lanjutnya

Lebih lanjut Arifin mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 menurun dibandingkan hari sebelumnya. Namun, angka yang tercatat oleh pihaknya tetap diangka tinggi karena masih terdapat kunjungan Puskesmas yang tertunda.

"Dua hari yang lalu 661 pasien, hari ini masuk 530 pasien, jadi menurun tapi bukan berarti landai. Kalau saya lihat dari rencana kunjungan yang diurus hari ini juga masih tinggi dari Puskesmas kan ada yang menunda kemarin." ujarnya

Selanjutnya Arifin kembali mengingatkan dan menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap kenaikan penularan virus covid-19. Hal ini dikarenakan penularan tersebut sendiri berdasarkan dari mobilitas yang ada di publik.

"Masyarakat yang di luar sana juga harus ikut berpartisipasi, justru garda terdepan dalam masyarakat, yang bisa mengendalikan kapan naik dan kapan turun tergantung mereka. Jadi kita Satgas hanya mengimbau dan kita menyembuhkan orang-orang yang sudah terlanjur positif dirawat di tempat ini," pungkasnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD