"AC Milan itu dia punya standardisasi yang cukup tinggi dari segi makanan. Dia nggak mau dapurnya itu lebih jauh 10 meter dari tempat makan mereka. Jadi, kedaluwarsa saji itu menjadi suatu hal yang penting," tambahnya
Dia mengatakan, AC Milan juga meminta disediakan ruangan khusus untuk para pemain menikmati makanan, selepas laga. Pihaknya pun akan memfasilitasi hal tersebut karena kebutuhan klub.
"AC Milan itu minta satu ruangan untuk ngelakuin full feast gitu ya, makan yang proper layaknya bukan kayak selesai main kelaparan gitu aja, dia pengen bener-bener makan yang proper," katanya.
"Mungkin juga kita jadi ngeh kenapa masakan Italia sangat terkenal di dunia, bahkan pemain-pemain bolanya saja untuk makanan tuh mereka bener-bener mikirin yang proper lah," lanjutnya.
Arif menambahkan, untuk Chelsea lebih sederhana dalam urusan konsumsi para pemainnya. Sebab, tim tersebut hanya meminta disiapkan sandwich saja.
"Setelah selesai pertandingan ini, Chelsea memilih untuk sekadar makan sandwich," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)