sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Destinasi Scuba Diving The Great Barrier Reef Terancam Mengalami Pemutihan Massal Terumbu Karang

Ecotainment editor Kurnia Nadya
23/07/2026 14:37 WIB
Terumbu karang keras di kawasan terkenal itu menurun secara signifikan pada 2024-2025, berkat suhu air di atas rata-rata.
Destinasi Scuba Diving The Great Barrier Reef Terancam Mengalami Pemutihan Massal Terumbu Karang. (Foto: Great Barrier Reef)
Destinasi Scuba Diving The Great Barrier Reef Terancam Mengalami Pemutihan Massal Terumbu Karang. (Foto: Great Barrier Reef)

“Bukan tidak mungkin kalau gangguan (iklim) berikutnya akan membuat spesies lokal musnah dan memperluas keruntuhan ekosistem,” kata Pratchett. 

Seperti diketahui, gelombang panas saat El Niño terjadi tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada lingkungan, baik di darat (potensi kebakaran hutan dan lahan) maupun di lautan (pemutihan terumbu karang). 

Pratchett mengatakan bahwa sangat mungkin terjadi pemutihan terumbu karang berskala besar di The Great Barrier Reef. Apalagi, tahun ini kekuatan El Niño diprediksikan bakal pecah rekor. 

UNESCO pun telah memantau kondisi terumbu karang di The Great Barrier Reef sejak 2021 saat kawasan tersebut hampir diputuskan berstatus ‘dalam bahaya’ pada daftar Keajaiban Dunia. 

Terumbu karang keras di kawasan terkenal itu menurun secara signifikan pada 2024-2025, berkat suhu air di atas rata-rata yang mengakibatkan terumbu karang di perairan itu mengalami pemutihan massal untuk keenam kalinya sejak 2016. 

(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement