Fokus Ferry pada kegiatan kemanusiaan tersebut juga membuatnya memutuskan untuk tidak menerima tawaran kerja sama, bisnis, maupun endorsement selama bulan November.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang telah mengajukan tawaran. Ferry juga tetap mengapresiasi kepercayaan yang diberikan dan berharap kesempatan bekerja sama bisa terbuka kembali pada waktu mendatang.
“Untuk tawaran kerja sama, bisnis, endorsement, mohon maaf di bulan November saya belum bisa ambil dulu, tapi makasih banget tawarannya, semoga suatu saat bisa bekerja sama,” lanjutnya.
Keputusan itu diambil seiring rencananya untuk kembali ke sejumlah wilayah terdampak karhutla dan memprioritaskan penyaluran bantuan.
Dengan dana yang telah mencapai Rp13,45 miliar, perjalanan penggalangan dana Patungan untuk Hutan masih berlanjut menuju target Rp50 miliar. Dukungan dari lebih dari 160.000 donatur menjadi bagian penting dari upaya membantu masyarakat sekaligus mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
(Nadya Kurnia)