AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Habiskan Rp242 Triliun, Samsung Bangun Pabrik Chip di Texas

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Kamis, 25 November 2021 13:52 WIB
Samsung secara resmi mengumumkan pabrik pembuat chip anyar mereka di Texas.
Samsung secara resmi mengumumkan pabrik pembuat chip anyar mereka di Texas.  (Foto: MNC Media)
Samsung secara resmi mengumumkan pabrik pembuat chip anyar mereka di Texas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Samsung secara resmi mengumumkan pabrik pembuat chip anyar mereka di Texas. Pabrik ini diperkirakan menelan biaya sekitar USD 17 miliar atau sekitar Rp 242.7 triliun dan dapat membuka 1.800 lowongan pekerjaan baru.

Melansir The Verge, Kamis (25/11/2021), pabrik chip itu akan berlokasi di kota Taylor, sekitar 30 mil jauhnya dari Austin, di mana Samsung memiliki fasilitas pabrik lainnya.

Di bandingkan pabrik Samsung di Austin, menurut The Wall Street Journal, lokasi baru ini berukuran sekitar 1.200 hektar.

Kinam Kim, wakil ketua dan CEO Divisi Solusi Perangkat Elektronik Samsung mengatakan, dengan kapasitas produksi yang lebih besar, perusahaan dapat melayani kebutuhan pelanggan dengan lebih baik dan berkontribusi pada stabilitas rantai pasokan semikonduktor global.

“Selain mitra kami di Texas, kami berterima kasih kepada Administrasi Biden untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perusahaan seperti Samsung saat kami bekerja untuk memperluas manufaktur semikonduktor  di AS,"  ujar Kim.

Samsung akan mulai memproduksi chip di pabrik baru itu mulai tahun 2024. Samsung diharapkan menggunakan pabrik untuk memproduksi prosesor yang digunakan sendiri dan untuk digunakan dalam produk perusahaan lain.

Ekspansi ini terjadi saat kekurangan semikonduktor global terus menyebabkan masalah besar bagi semua orang, mulai dari pembuat konsol hingga produsen mobil. Ini menjadi situasi yang tidak mungkin mereda hingga setidaknya 2023, menurut komentar terbaru dari CEO Intel Pat Gelsinger. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD