Lebih lanjut Robbert mengatakan kalau saat ini banyak restoran yang tutup dan tidak ada kompetisi makanan pada masa pandemi Covid-19. Hal tersebut membuatnya merasakan situasi yang suram dalam industri restoran yang digelutinya.
“Alhasil, saya memutuskan untuk membuat burger termahal di dunia dan akan menyumbangkan seluruh pendapatan dari penjualan burger tersebut untuk berbuat baik bagi masyarakat,” lanjutnya.
Sebagaimana diketahui, perjalanan Robbert mendapatkan resep The Golden Boy yang tepat membutuhkan waktu lama serta banyak trial and error. Tapi pada akhirnya Robbert Jan de Veen berhasil membuat kombinasi yang cocok dan membanderol harga burger termahal di dunia menjadi Rp85,4 juta.
Burger dekaden ini terdiri dari segala macam bahan mahal, dari roti Dom Perignon sampanye yang dibungkus dengan daun emas, hingga daging sapi Wagyu Jepang, kaviar Beluga, Joselito Bellota 100% Iberico Vintage Jamon, Cheddar dengan truffle dari Wyke Farms.
Semua komponen tersebut disiram saus barbekyu yang terbuat dari kopi Kopi Luwak dan Macallan Single Malt Whiskey Rare Cask, dan smoked saffron chive mayones yang terbuat dari telur bebek. Setelah itu burger super mewah ini dimandikan dengan asap wiski untuk menambah rasa.