AALI
9875
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2890
ADHI
1015
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1810
AGAR
340
AGII
1510
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
175
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
960
AKRA
4170
AKSI
426
ALDO
1075
ALKA
238
ALMI
246
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.26
1.62%
+8.06
IHSG
6560.80
0.82%
+53.13
LQ45
945.48
1.5%
+13.94
HSI
23695.09
0.15%
+36.17
N225
27778.71
-0.56%
-156.91
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,841
USD/IDR 14,365
Emas
822,218 / gram

Keren! Cucu Menko Luhut Faye Simanjuntak Masuk Jajaran Forbes 30

ECOTAINMENT
Muhammad Sukardi
Senin, 22 November 2021 15:17 WIB
Rumah Faye dianggap berhasil sebagai organisasi independen di Indonesia untuk anak-anak.
Keren! Cucu Menko Luhut Faye Simanjuntak Masuk Jajaran Forbes 30 (FOTO:MNC Media)
Keren! Cucu Menko Luhut Faye Simanjuntak Masuk Jajaran Forbes 30 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Faye Hasian Simanjuntak, merupakan anak dari pasangan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Paulina Pandjaitan (Putri Luhut Binsar Pandjaitan). 

Cucu Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini masuk dalam daftar jajaran Forbes 30 Under 30 kategori Social Entrepreneur dan Philantrophy pada Februari 2020. 

Dilansir dari berbagai sumber, Senin (22/11/2021), perempuan muda itu diketahui mendirikan Rumah Faye bersama sang ibu pada 2013 saat dirinya masih 11 tahun. 

Rumah Faye dianggap berhasil sebagai organisasi independen di Indonesia untuk anak-anak. Misi dari Rumah Faye adalah membebaskan anak Indonesia dari perdagangan manusia, kekerasan, dan eksploitasi. 

"Lembaga Filantropi tersebut yang kemudian membawa Faye Simanjuntak masuk ke dalam Forbes 30 Under 30," seperti dikutip, Senin. 

Membahas sedikit mengenai Rumah Faye, dalam laman resminya, didapati informasi bahwa di Rumah Faye, Faye dan rekan-rekannya menyusun salah satu artikel yang membahas perihal kekerasan seksual terhadap anak. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa itu sebagai kejahatan luar biasa. 

Di artikel yang sama, mencatatkan Indonesia melakukan amandemen Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak melalui UU Nomor 35 Tahun 2014 yang mengatur tentang perlindungan anak dari kekerasan seksual. Data yang dikeluarkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Januari hingga Juli 2020 menunjukkan 2.556 anak menjadi korban kekerasan seksual. 

Sementara itu, data yang dikeluarkan oleh Komnas Perempuan pada tahun 2020 juga menyatakan bahwa 55 persen kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak perempuan adalah kasus kekerasan seksual. 

Di sisi lain, Luhut menerangkan kalau Faye sudah menjadi aktivis di bidang perdagangan anak sejak usia 11 tahun. Bahkan, di usia 8 tahun dia sudah melakukan 'fundraising' untuk anak-anak korban meletusnya gunung merapi di 2010. 

Ya, banyak upaya pengumpulan dana yang pernah dilakukan Faye. Bahkan, beberapa sumber mencatat kalau Faye pernah mendapat uang sumbangan nyaris Rp1 miliar. Uang tersebut dia pakai untuk membantu anak-anak korban pelecehan seksual. 

Happy Craft Rumah Faye yang merupakan bagian dari Rumah Faye. Lembaga ini memberikan layanan seperti art therapy, serta handmade pottery dan crochet. Beberapa karya seni handmade ditampilkan di sini dan dijual secara umum. 

Lalu, dari bio yang dicantumkan Faye, dia pun mengurusi akun edukasi di Instagram bernama @whatisupindonesia yang banyak membahas seputar Indonesia dan isu-isu terkini dalam bahasa Inggris. So millennials! 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD