“Ingat, efek ini berlaku untuk pemulihan pada orang yang sempat tidur siang di sela-sela pekerjaannya. Ini bukan pengganti untuk tidur malam yang sedikit ya,” pungkas dr. Adam.
Menjaga keseimbangan antara pola tidur malam yang cukup dan meluangkan waktu istirahat sejenak di siang hari menjadi kombinasi tepat untuk menjaga produktivitas serta kesehatan otak jangka panjang.
(Nadya Kurnia)